Friday, 26 April 2013

KAPUR BARUS



Jika Maroko terkenal dengan raihan, Yaman mahsyur karena Myrrh, Oman dikenal karena kundurnya, maka Nusantara lebih dari itu. Selain dikenal dengan rempah-rempahnya nan eksotik, ketika jaman kuno sebuah pulau di Nusantara terkenal dengan parfum seharga emas yang bernama kapur barus. Dinamakan demikian karena kapur tersebut berasal dari tempat yang bernama Barus atau Baros.

Kapur yang berasal dari bagian dalam batang pohon Dryobalanops aromatica berbentuk kristal, sementara cara lain untuk memproduksi kapur adalah dengan mengristalisasi cairan yang berhamburan ketika pohon kapur ditebang. Semakin tua umur pohon, maka semakin banyak dan berkualitas tinggi kristal kapur yang dihasilkan.

Bangsa Arab menyebut kapur dengan kafur, sementara wilayah penghasilnya yaitu kecamatan Barus yang terletak di punggir pantai Barat Pulau Sumatera, tepatnya di Provinsi Sumatera Utara pada saat itu dikenal dengan nama Fansur.

Kapur telah menjadikan Barus sebagai pusat peradaban pada abad 1-17 Masehi. Berbagai ekspedisi perdagangan entah melalui jalur sutera maupun yang mengarungi samudera telah membawa berbagai bangsa menuju Barus.

Bahkan kapur dan Barus memiliki hubungan dengan dakwah Islam di Nusantara. Wilayah Barus dengan perdagangan kapurnya telah dijadikan bukti yang meruntuhkan teori Gujarat mengenai awal kedatangan Islam di Nusantara.

Di Barus telah terdapat perkampungan muslim ketika kota ini masih dikuasai oleh kerajaan Sriwijaya. Salah satu bukti kedatangan Islam yang lebih awal dapat dilihat hingga saat ini melalui batu nisan yang terbuat dari batu cadas dengan berat ratusan kilogram.

Di nisan yang terletak di pemakaman papan tinggi ini tertulis nama Syech Mahmud Fil Hadratul Maut yang ditahrikhkan pada tahun 34 H sampai 44 H yang berarti hidup pada masa Umar Bin Khattab sebagai khalifah.

Sedangkan terkait dengan kapur dan Umar bin Khattab, ada kisah unik juga yang menjadi cerita tersendiri terkait ekspedisi pasukan Islam. Diberitakan dalam Kitab Al-Bidayah Wan Nihayah ketika pasukan muslim di bawah komando Saad bin Abi Waqqash berhasil menaklukan Istana Putih milik Kisra, raja Persia, di Madain, mereka mendapatkan harta rampasan perang yang tak ternilai harganya.

Setelah memasuki istana tersebut pasukan Islam menemukan banyak harta rampasan perang mulai dari perhiasan, mahkota, permadani hingga perabot yang terbuat dari emas dan perak serta guci-guci.

Ketika itu ada pula diantara pasukan Islam yang mendapati tumpukan kapur barus yang disangka garam. Bahkan sebagian dari mereka ada yang telah mencampurkannya dengan bumbu makanan, namun ketika mereka makan ternyata rasanya pahit barulah mereka yakin bahwa benda ini adalah kapur barus.

Allah SWT menyebut kapur sebagai bagian dari nikmat yang diberikan kepada manusia di dalam surga, hal tersebut dinyatakan dalam surat Al-Insaan ayat 5:

 إِنَّ الْأَبْرَارَ يَشْرَبُونَ مِن كَأْسٍ كَانَ مِزَاجُهَا كَافُوراً

“Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur…”

Di surga, kafur adalah nama suatu mata air yang airnya putih dan baunya sedap serta enak sekali rasanya.

Sementara Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengenai surat Al-Insaan ayat 5 tersebut membandingkan kafur surga dengan kapur barus yang telah dikenal dunia pada saat itu. Ia menyebutkan bahwasannya sifat-sifat kafur ini, yaitu dingin dan aromanya harum. Ia juga mengutip perkataan Hasan,” Dinginnya air kafur ini sebaik Zanjabil (jahe).”

Sunday, 14 April 2013

HIKMAT DAN RAHSIA AL-QURAN



BISMILLAH (Dengan nama Allah)
Barangsiapa membaca sebanyak 21 kali ketika hendak tidur, nescaya terpelihara dari godaan dan gangguan syaitan, dari bencana manusia dan jin, daripada kecurian dan kebakaran, dan daripada kematian mengejut. Dan barangsiapa membaca sebanyak 50 kali di hadapan orang yang zalim, hinalah dan masuk ketakutan dalam hati si zalim serta naiklah keberanian dan kehebatan kepada pembaca.

SURAH AL-FATIHAH (Pembukaan)
Barangsiapa membacanya sebanyak 41 kali diantara sembahyang sunat Subuh dan fardhunya, nescaya permintaannya di perkenankan, jika sakit lekas sembuh dan nescaya dikasihi oleh makhluk dan ditakuti oleh musuh. Barangsiapa membaca 20 kali sesudah tiap-tiap sembahyang fardhu, nescaya rezekinya dilapangkan oleh Allah dan bertambah baik keadaannya, serta bercahaya rohaninya.

AYAT AL
-KURSI (Kekuasaan Allah)
Barangsiapa membacanya sekali selepas setiap sembahyang fardhu, nescaya terpelihara dari tipu daya dan gangguan syaitan. Dengan membacanya seorang yang miskin akan menjadi kaya, dan jika dibaca ketika hendak tidur nescaya akan terselamat dari kecurian, kebakaran dan kekaraman. Barangsiapa sentiasa membaca ayat Al-Kursi, nescaya Allah akan kurniakan kepada ahli rumahnya kebaikkan yang tidak terhitung banyaknya. Barangsiapa berwudhuk lalu membaca sekali, nescaya Allah akan meninggikan darjatnya setinggi 40 darjat dan Allah akan mendatangkan para malaikat menurut bilangan hurufnya, seraya berdoa untuk sipembaca sehinggalah ke hari Qiamat.
Dan tersebut dalam hadith yang lain:
Barangsiapa membacanya ketika hendak tidur, nescaya Allah akan membuka pintu rahmat baginya hingga kesubuh, dan mengurniakan kota nur menurut bilangan rambut dibadannya. Jika sipembacanya meninggal dunia pada malam itu, ia dikira mati syahid.

Imam Jaafar Shadiq r.a. mengatakan:
Barangsiapa membaca sekali, nescaya Allah akan menghindar darinya 1,000 kesukaran duniawi, yang terkecil sekali ialah kemiskinan dan kepapaan, dan 1,000 kesukaran ukhrawi, yang terkecil sekali ialah azab neraka.

SURAH AL-BAQARAH (Sapi Betina)
Barangsiapa membaca dua ayat terakhir dari surah ini (Amanar rasulu) sebelum tidur, ia akan terselamat dari segala bala bencana dan mara bahaya.

 SURAH ALI-IMRAN (Keluarga Imran)
Barangsiapa membaca tiga ayat yang pertama dari surah ini, nescaya ia akan mencapai kesihatan dari segala penyakit dan terselamat dari gangguan jin.

SURAH AN-NISSA' (Perempuan)
Barangsiapa yang membaca ayat yang ke 75 dari surah ini, nescaya ia akan terselamat dari kejahatan para penjahat.

 SURAH AL-MAIDAH (Hidangan)
Barang siapa membaca ayat yang ke 7 dari surah ini, sebanyak yang mungkin selama 3 hari berturut -turut, insyaAllah akan terselamat dari was-was semasa wudhu dan sembahyang. Barang siapa membaca ayat 89 hingga ayat 101 dari surah ini, keatas air lalu diberi minum kepada orang yang bercakap dusta, nescaya dia tidak akan bercakap dusta lagi.

SURAH AL-AN'AM (Binatang Ternak)
Barang siapa membacanya sebanyak 7 kali, nescaya akan terhindar dari segala bala bencana. Jika ayat 63 dan 64 dari surah ini,dibaca oleh penumpang kapal, ia akan terselamat dari karam dan tenggelam.

 SURAH AL-A'RAAF (Benteng Tinggi)
Barang kali membaca ayat 23 dari surah ini, selepas tiap-tiap sembahyang fardhu, lalu beristighfar kepada Allah, nescaya akan terampun segala dosanya. Barang siapa membaca ayat 47 dari surah ini, ia akan terpelihara dari kekacauan para penzalim serta ia akan mendapat rahmat Allah.

 SURAH AL- ANFAL (Rampasan)
Barang siapa membaca ayat 62 dan 63 dari surah ini, nescaya dia akan di cintai dan dihormati oleh sekalian manusia.

 SURAH AL-BARAAH (AT-TAUBAH) (Pemutus Perhubungan)
Barang siapa membacanya, nescaya akan terselamat dari kemunafiqan dan akan mencapai hakikat iman. Barang siapa membaca ayat 111 dari surah ini, dikedai atau ditempat-tempat perniagaan, nescaya akan maju perniagaannya itu.

 SURAH YUNUS (Yunus)
Barangsiapa membaca ayat 31 dari surah ini, keatas perempuan yang hamil, nescaya ia akan melahirkan anak dalam kandungannya itu dengan selamat. Barang siapa membaca ayat 64 dari surah ini, nescaya ia akan terhindar dari mimpi-mimpi yang buruk dan mengigau.

 SURAH AL-HUD (Hud)
Barang siapa membaca, nescaya ia akan mendapat kekuatan dan kehebatan serta ketenangan dan ketenteraman jiwa. Barang siapa membaca ayat 56 dari surah ini, pada setiap masa, nescaya ia akan terselamat dari gangguan manusia yang jahat dan binatang yang liar. Barang siapa membaca ayat 112 dari surah ini, sebanyak 11 kali selepas tiap-tiap sembahyang, nescaya akan mencapai ketetapan hati.

 SURAH YUSUF (Yusuf)
Barang siapa membacanya, akan di murahkan rezekinya dan diberikan kemuliaan kepadanya. Barang siapa membaca ayat 64 dari surah ini, ia akan terhindar dari kepahitan dan kesukaran hidup. Barang siapa membaca ayat 68 dari surah ini, nescaya Allah akan mengurniakan kesolehan kepada anak-anaknya.

 SURAH AR
-RA'D (Petir)
Barang siapa membaca ayat 13 dari surah ini, ia akan terselamat dari petir. Dan barangsiapa membaca ayat 28 dari surah ini, nescaya penyakit jantungnya akan sembuh.

 SURAH IBRAHIM (Ibrahim)
Barang siapa membaca ayat-ayat 32 hingga 34 dari surah ini, nescaya anak-anaknya akan terhindar dari perbuatan-perbuatan syirik dan bida'ah.

 SURAH AL-IIIJ'R (Batu Gunung)
Barang siapa membaca 3 ayat yang terakhir dari surah ini, ke atas perempuan yang selalu anak kandungannya gugur, nescaya anak kandungannya itu akan terselamat, dari gugurnya.

SURAH BANI ISRAIL (anak-anak Israil)
Barang siapa membacanya ke atas air, lalu diberi minum kepada orang yang bercakap gagap insyaAllah akan hilang gagapnya itu. Barang siapa membaca ayat 80 dari surah ini, ketika ia pulang dari perjalanan, nescaya dia akan dimuliakan dan dihormati oleh orang-orang yang setempat dengannya.

 SURAH AL-KAHF (Gua)
Barang siapa membacanya, akan terhindar dari kemiskinan dan kepapaan. Barang siapa membacanya pada malam Jumaat, mescaya dia akan mendapat rezeki yang murah.

 SURAH MARYAM (Maryam)
Barang siapa membacanya, nescaya akan mendapat kejayaan di dunia dan akhirat.

 SURAH THAAHAA (Hai Manusia)
Barang siapa membacanya, nescaya Allah akan mengurniakan kepadanya ilmu pengetahuan dan akan tercapai segala maksudnya. Barang siapa membaca ayat-ayat 25 hingga 28 sebanyak 21 kali, tiap-tiap hari selepas sembahyang subuh nescaya otaknya akan cerdas dan akalnya akan sempurna.

 SURAH AL ANBIYA (Nabi-Nabi)
Barang siapa membaca ayat 83 dari surah ini, nescaya dia akan mendapat sebesar-besar pangkat di sisi Allah s.w.t .

 SURAH AL-HAJ (Haji)
Barang siapa membacanya, Allah akan membinasakan musuh-musuhnya.

 SURAH AL-MU'MINUN (Orang-orang Mukmin)
Barang siapa membacanya ke atas air, lalu diberi minum kepada orang yang selalu minum minuman keras,nescaya dia tidak akan meminumnya lagi. Barang siapa membaca ayat 28 dari surah ini, nescaya perahunya akan terselamat daripada karam dan rumahnya akan terselamat dari kecurian dan serangan musuh.

SURAH AN-NUUR (Cahaya)
Barang siapa membacanya, nescaya ia akan terhindar dari mimpi-mimpi yang buruk. Barang siapa membaca ayat 35 dari surah ini, pada hari Jumaat sebelum sembahyang Asar, nescaya dia akan disegani oleh orang ramai.

 SURAH AL-FURQAN (Pembaca)
Barang siapa membacanya sebanyak 3 kali ke atas air yang bersih, lalu air itu dipercikkan di dalam rumah, nescaya rumah itu akan terselamat dari gangguan binatang-binatang yang liar dan ular-ular yang bisa.

 SURAH ASY-SYU A'RA (Ahli-ahli Syair)
Barang siapa membaca ayat 130 dari surah ini, sebanyak 7 kali dengan senafas ke atas orang-orang yang digigit oleh binatang-binatang yang berbisa nescaya akan hilang bisa-bisa itu.

 SURAH AN-NAML (Semut)
Barang siapa membacanya nescaya nikmat-nikmat Allah akan kekal kepadanya.

 SURAH AL-QA-SHASH (Cerita)
Barang siapa membacanya ke atas pekerja-pekerjanya, nescaya mereka tidak akan mencuri dan mengkhianat. Barang siapa membaca ayat-ayat 51 hingga 55 dari surah ini, nescaya otaknya akan cergas, akalnya akan sempurna dan budi pekertinya akan halus.

 SURAH AL-ANKABUT (Labah-labah)
Barang siapa membacanya, nescaya demamnya akan sembuh. Barang siapa membacanya, nescaya ia akan terhindar dari gelisah dan keluh kesah.

 SURAH AR-RUM (Rum)
Barang siapa membacanya, nescaya Allah akan membinasakan orang yang hendak menzaliminya.

 SURAH LUQMAN (Luqman)
Barang siapa membacanya, nescaya ia akan terhindar dari segala-gala penyakit terutama dari penyakit-penyakit perut. Barang siapa membaca ayat 31 dari surah ini, nescaya akan terselamat dari bencana banjir.

SURAH AS-SAJ DAH (Sujud)
Barang siapa membaca ayat-ayat 7 hingga 9 dari surah ini, ke atas kanak-kanak yang baru lahir, nescaya ia akan terhindar dari segala-gala penyakit ruhani dan jasmani.

 SURAH AL-AHZAB (Golongan-golongan)
Barang siapa membaca ayat-ayat 45 hingga 48 dari surah ini, nescaya ia akan mendapat kemuliaan dan kehormatan sejati. Dan barang siapa membaca ayat-ayat 60 hingga 66 dari surah ini, nescaya Allah akan membinasakan musuh-musuhnya.

SURAH SABA' (Saba')
Dengan membacanya, terselamatlah ia dari segala-gala bala bencana, terutamanya dari rosaknya tanam-tanaman.

 SURAH FAATHIR (Pencipta)
Barang siapa membaca ayat-ayat 29 dan 30, nescaya Allah akan memberkati perniagaannya.

SURAH YAASIIN (Hai Manusia)
Nabi kita Muhammad s.a.w bersabda : "Tiap-tiap sesuatu mempunyai hati dan hati Al-Quran ialah surah Yaasin."

Hadith yang lain mengatakan : "Barang siapa membaca surah Yaasiin kerana Allah, nescaya akan terampun segala dosanya kecuali dosa syirik.."

 Dalam satu hadith yang lain Baginda s.a.w bersabda :"Hendaklah kamu membaca surah Yaasiin ke atas pesakit-pesakitmu yang menghadapi sakaratul-maut, nescaya Allah s.w.t akan meringankan kekerasan sakaratul-maut itu."

Dalam satu hadith yang lain pula Baginda s.a.w bersabda : "Aku ingin benar, agar surah Yaasiin ini dihafaz oleh tiap-tiap umatku."

 Barang siapa membacanya sebanyak 41 kali, pasti akan tercapai segala hajat dan cita-citanya.

Barang siapa membacanya sebanyak 21 kali pada malam Jumaat, lalu berdoa istghfar untuk kedua ibu bapanya, nescaya dosa kedua ibu bapanya akan diampunkan oleh Tuhan.

Barang siapa membaca sekali ketika membuka kedai atau perniagaan, nescaya akan maju perniagaannya itu.

Barang siapa membacanya sekali pada awal malam, andai kata ia mati pada malam itu, mesti ia mati syahid dan barang siapa membacanya sekali pada awal pagi, andaikata ia mati pada hari itu, mesti ia mati syahid.

Barang siapa membacanya sekali selepas tiap-tiap sembahyang Jumaat, nescaya ia akan diselamatkan dari siksa kubur.

Jika dibacanya oleh seorang askar, ketika ia hendak turun kemedan peperangan, Allah akan mengurniakan kepadanya keberanian dan kegagahan, serta naiklah ketakutan pada musuh-musuhnya.

Hikmat-hikmat dan khasiat-khasiat surah Yaasiin ini banyak benar didapati di dalam kitab-kitab hadith tetapi cukuplah setakat ini untuk di amal oleh anda sekalian.

SURAH ASH-SHAAFFAAT (Yang Berbaris)
Barang siapa membacanya, insya Allah in akan terpelihara daripada gangguan jin.

SURAH SHAAD (Shaad)
Dengan membaca ayat 42 dari surah ini, nescaya akan mendapat kebahagian sejati.

Selamat Mencuba!!~



Monday, 25 March 2013

9 Mimpi Nabi Muhammad SAW





Daripada Abdul Rahman Bin Samurah ra berkata, Nabi Muhammad saw bersabda:

"Sesungguhnya aku telah mengalami mimpi-mimpi yang menakjubkan pada malam aku sebelum di Israqkan........"

1. Aku telah melihat seorang dari umatku telah di datang oleh malaikatul maut dengan keadaan yg amat mengerunkan untuk mengambil nyawanya, maka malaikat itu terhalang perbuatannya itu disebabkan oleh KETA'ATAN DAN KEPATUHANNYA KEPADA KEDUA IBUBAPANYA.

2. Aku melihat seorang dari umatku telah disediakan 'azab kubur yang amat menyiksakan, diselamatkan oleh berkat WUDHUNYA YANG SEMPURNA.

3. Aku melihat seorang dari umatku sedang dikerumuni oleh syaitan-syaitan dan iblis-iblis lakhnatullah, maka ia diselamatkan dengan berkat ZIKIRNYA YANG TULUS IKHLAS kepada Allah.

4. Aku melihat bagaimana umatku diseret dengan rantai yang diperbuat daripada api neraka jahanam yang dimasukkan dari mulut dan dikeluarkan rantai tersebut ke duburnya oleh malaikut Ahzab, tetapi SOLATNYA YANG KHUSYU DAN TIDAK MENUNJUK-NUNJUK telah melepaskannya dari seksaan itu.

5. Aku melihat umatku ditimpa dahaga yang amat berat, setiap kali dia mendatangi satu telaga di halang dari meminumnya, ketika itu datanglah pahala PUASANYA YANG IKHLAS KEPADA ALLAH SWT memberi minum hingga ia merasa puas.

6. Aku melihat umatku cuba untuk mendekati kumpulan para nabi yang sedang duduk berkumpulan-kumpulan, setiap kali dia datang dia akan diusir, maka menjelmalah MANDI JUNUB DENGAN RUKUN YANG SEMPURNANYA sambil ke kumpulanku seraya duduk disebelahku.

7. Aku melihat seorang dari umatku berada di dalam keadan gelap gelita di sekelilingnya, sedangkan dia sendiri di dalam keadaan binggung, maka datanglah pahala HAJI DAN UMRAHNYA YANG IKHLAS KEPADA ALLAH SWT lalu mengeluarkannya dari kegelapan kepada tempat yang terang-benderang.

8. Aku melihat umatku cuba berbicara dengan golongan orang mukmin tetapi mereka tidak pun membalas bicaranya, maka menjelmalah SIFAT SILATURRAHIMNYA DAN TIDAK SUKA BERMUSUH-MUSUHAN SESAMA UMATKU lalu menyeru kepada mereka agar menyambut bicaranya, lalu berbicara mereka dengannya.

9. Aku melihat umatku sedang menepis-nepis percikan api ke mukanya, maka segeralah menjelma pahala SEDEKAHNYA YANG IKHLAS KERANA ALLAH SWT lalu menabir muka dan kepalanya dari bahaya api tersebut.

BERSABDA RASULULLAH SAW: "SAMPAIKANLAH PESANANKU KEPADA UMATKUYANG LAIN WALAUPUN DENGAN SEPOTONG AYAT"




Thursday, 21 March 2013

ASAL KEJADIAN JIN

asal kejadian jin

Renungan Rohani Antara Peranan Jahat Syaitan

Mengikut kajian ulama, syaitan adalah jenis jin yang jahat perangainya. Syaitan berasal daripada api dan tabiatnya menyesatkan manusia. Oleh itu ia wujud di mana saja manusia berada. Ia mempunyai kebolehan menyerupai sesuatu di alam nyata, memperalatkan tubuh manusia, malah boleh hidup dalam badan orang yang disukainya.

Selain mendatangkan punca penyakit, pengsan dan gila, jin juga kadangkala mencuri atau dipakai untuk mencuri barangan orang.

Dalam ajaran Islam kita dapat mengesan bahawa malaikat, jin dan syaitan mempunyai jalan untuk mempengaruhi manusia supaya melakukan kebaikan atau sebaliknya.

Mengikut sebuah hadis Turmizi, “Malaikat menggunakan jalan itu untuk meniupkan ilham yang baik maka syaitan pula menyampaikan bisikan jahat dan mendustakan Allah…”

Orang yang bersih jiwanya dapat mendengar suara ilham yang disampaikan oleh pelawat di hadrat hati. Oleh itu, orang berkenaan berasa lapang dada dan terdorong untuk beramal. Malah ilham sendiri menjadi faktor penting jiwanya berasa gembira. Orang yang kotor jiwanya didatangi oleh jin atau syaitan. Malah mengikut surah al-Zukhruf ayat 36, Allah menyediakan satu syaitan secara tetap dalam hati yang kosong daripada zikir.

Syaitan itu menjadi sahabat karibnya. Surah Fussilat ayat 25 menghuraikan kerja syaitan berkenaan iaitu membisikkan kata-kata manis dan menghayalkan.

Sesungguhnya hasutan syaitan, jin atau roh jahat ke atas fizikal dan rohaniah manusia jelas sekali. Hasutan itu masuk ke dalam diri mereka menerusi pelbagai jalan. Antara yang paling dahsyat dan ganas ialah dengan renungan rohani ketika oarng yang berniat buruk mengamalkan jampi mentera atau sihir untuk tujuan tertentu terutamanya untuk merosakkan orang yang dibencinya.

Inilah antara rahsia ( dan Allah Maha Mengetahui ) mengapa syirik disifatkan sebagai dosa besar oleh Allah. Kerja seperti ini merosakkan kedua-dua pihak. Pengamal sihir rosak imannya, manakala mangsanya pula rosak iman, anggota dan mentalnya.

JIN
Makna Jin: Jin adalah satu nama jenis dan dalam bahasa Inggeris di sebut Ginie – perkataan tunggalnya ” Jinny ” yang bermaksud yang tersembunyi, yang tertutup atau yang gelap pekat.

Dalam Al-Quran terdapat banyak ayat-ayat yang menceritakan tentang Jin. Antaranya :-

Surah Al-Hijr ayat 26 – 27 :Yang bermaksud : Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari tanah liat yang kering kontang yang berasal dari lumpur hitam yang di beri bentuk dan Kami telah ciptakan Jin sebelum di ciptakan manusia daripada api yang sangat panas.

Surah Ar-Rahman ayat 15 :Yang bermaksud : Dia ( Allah ) menciptakan Jann ( Jin ) dari nyalaan api ( Pucuk  api yang menyala-nyala atau Maarij )

Surah Al-‘Araf ayat 12 :Yang bermaksud : ” Engkau ciptakan aku ( kata Iblis ) dari api sedangkan ciptakan dia ( Adam ) dari tanah.

Dari Hadis Nabi s.a.w yang telah diriwayatkan oleh Muslim r.a: Maksudnya : ” Malaikat diciptakan dari cahaya, Jaan diciptakan dari lidah api sedangkan Adam diciptakan dari sesuatu yang telah disebutkan kepada kamu ( tanah).

ASAL KEJADIAN JIN

Keterangan “Al-Maarij “

Maarij bermaksud nyalaan api yang sangat kuat dan sangat panas bahangnya atau ” Al-Lahab ” iaitu jilatan api yang sudah bercampur antara satu sama lain iaitu merah, hitam, kuning dan biru. Sesetengah ulama pula mengatakan ” Al-Maarij ” itu ialah api yang sangat terang yang memiliki suhu yang amat tinggi sehingga bercampur antara merah, hitam, kuning dan biru.

Sesetengah pendapat pula mengatakan Al-Maarij itu ialah api yang bercampur warnanya dan sama maknanya dengan ” As-Samuun ” iaitu api yang tidak berasap tetapi sangat tinggi suhu panasnya. Angin samuun yang telah sebati dengan Al-Maarij itulah Allah jadikan Jaan.

Menurut suatu Hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud pula menyatakan bahawa angin Samuun yang dijadikan Jaan itu hanyalah satu bahagian daripada tujuh puluh bahagian angin Samuun yang sangat panas itu.

Dari api yang amat panas inilah Allah telah menciptakan Jin, iaitu dari sel atau atom atau daripada nukleas-nukleas api. Kemudian Allah masukkan roh atau nyawa padanya, maka jadilah ia hidup seperti yang dikehendaki oleh Allah. Jin juga di beri izin oleh Allah menzahirkan berbagai-bagai bentuk dan rupa yang disukai dan dikehendakinya kecuali rupa Rasulullah s.a.w mengikut tahap dan kemampuan masing-masing.

Jin juga diperintahkan oleh Allah menerima syariat Islam sepertimana yang diperintahkan oleh Allah kepada manusia. Rupa bentuk Jin yang asal selepas di cipta dan ditiupkan roh itu, hanya Allah dan Rasulnya sahaja yang mengetahuinya. Menurut sesetengah ulama rupa, tabiat, kelakuan dan perangai Jin adalah 90 peratus mirip kepada manusia.

Asal kejadian manusia ialah campuran daripada Jisim Kathif iaitu tanah dan air, Jisim Syafaf iaitu campuran api dan angin dan Nurani, iaitu roh, akal, nafsu dan hati yang dinamakan “Latifatur-Rabbaniah ” sesuai dengan manusia sebagai sebaik-baik kejadian yang diciptakan Allah dan sebagai Khalifah Allah di muka bumi ini. Manakala kejadian Jin pula ialah campuran Jisim Syafaf iaitu campuran api dan angin dan Nurani iaitu roh, akal, nafsu dan hati yang sesuai dan sepadan dengan kejadian Jin.

Manakala mahkluk-makluk lain pula Allah jadikan daripada salah satu unsur tersebut, contohnya, binatang yang dijadikan daripada campuran Jisim Ksayif dan Jisim Syafaf sahaja. Batu dan tumbuh-tumbuhan pula dijadikan daripada Jisim Kasyif semata-mata. Manakala Malaikat pula dijadikan daripada Nurani semata-mata.

CARA PEMBIAKAN JIN

Manusia memerlukan masa mengandung selama sembilan bulan untuk melahirkan zuriat dan anak manusia juga memerlukan masa yang lama untuk matang dan menjadi baligh.

Berbeza dengan Jin di mana, apabila di sentuh alat kelamin lelaki dengan alat kelamin perempuan, maka Jin perempuan akan terus mengandung dan beranak dan anak Jin yang baru lahir itu terus mukallaf. Begitulah keadaanya sehingga ke hari kiamat.

Iblis pula apabila menyentuh paha kanan dengan paha kiri akan mengeluarkan 33 biji telor. Dalam setiap biji telor itu ada 33 pasang benihnya. Tiap-tiap pasang benih itu apabila menyentuh paha kanan dengan paha kiri akan keluar seperti yang terdahulu. Begitulah proses pembiakan Jin dan Iblis sehinggalah ke hari kiamat.

Bunian atau lebih masyhur di kalangan orang-orang Melayu dengan panggilan orang Ghaib pula ialah hasil campuran lelaki atau perempuan Jin dengan lelaki atau perempuan dari kalangan manusia. Anak yang terhasil daripada percampuran itu dikenali dengan nama Bunian. Perangai dan tingkah laku serta rupa bentuknya orang Bunian ini dalam beberapa perkara mengikut manusia dan dalam beberapa perkara pula mengikut Jin.

Jika asal usul datuk manusia ialah Nabi Adam, maka asal usul datuk Jin pula ialah ” Jaan ” yang asalnya adalah beriman kepada Allah dan melahirkan keturunan yang beriman. Selepas itu terdapat pula dari keturunan Jaan yang kufur dan melahirkan pula keturunan yang kufur. Anak cucu Jaan yang asal beriman itu ada yang kekal dalam iman dan ada pula yang kufur dan ada pula yang kembali beriman kepada Allah.

AGAMA PUAK-PUAK JIN

Jin Juga seperti manusia, iaitu ada yang baik, ada yang jahat, ada yang soleh, ada yang tidak soleh, ada yang alim lagi mukmim, ada ada yang kufur, ada yang murtad, fasik dan zalim, ada yang masuk syurga dan ada yang dihumbankan oleh Allah ke dalam neraka di hari akhirat kelak.

Majoriti puak-puak Jin terdiri daripada golongan Jin kafir. Golongan Jin kafir ini kebanyakanya beragama Yahudi, Kristian, Komunis dan sangat sedikit daripada mereka yang beragama Buddha dan Majusi. Terdapat juga golongan Jin yang tidak beragama. Golongan Jin yang memeluk Islam hanyalah sedikit bilangannya dan terdiri daripada golongan manoriti jika di bandingkan dengan keseluruhan bilangan Jin.

Seperti juga manusia biasa, Jin juga berada dalam tingkat-tingkat iman, ilmu dan amalan yang tertentu berdasarkan kepada keimanan dan amalan mereka kepada Allah. Antaranya ada Jin Islam yang bertaraf awam sahaja , Jin Islam yang di tingkat iman Khawas dan Jin Islam yang berada ditingkat iman yang Khawasil-Khawas.

Walaupun Jin Islam yang paling tinggi imannya dan paling soleh amalannya serta paling luas serta banyak ilmunya , tetapi masih ada pada diri mereka sifat-sifat mazmumah seperti takbur, riak, ujub dan sebagainya, tetapi mereka mudah menerima teguran dan pengajaran.

Mungkin inilah yang sering diperkatakan bahawa ” sebaik-baik Jin itu ialah sejahat-jahat manusia yang fasik. ” Tetapi yang berbezanya manusia yang paling jahat susah menerima pengajaran dan teguran yang baik.

Golongan Jin Islam yang awam dan Jin kafir suka merasuk manusia yang awam dengan berbagai-bagai cara, kerana pada pandangan mereka manusia-manusia yang awam itu bukanlah manusia sebenarnya, sebaliknya adalah rupa seekor binatang. Manusia yang Khawas dan Khawasil-Khawas tidak dapat di rasuk oleh Jin, bahkan Jin pula akan datang kepada mereka untuk bersahabat.

RUPA BENTUK JIN

Pada asasnya rupa bentuk Jin tidaklah banyak berbeza daripada rupa bentuk manusia, iaitu mereka mempunyai jantina, mempunyai hidung mata, tangan, kaki, telinga dan sebagainya, sepertimana yang di miliki oleh manusia. Pada dasarnya 80 hingga ke 90 peratus Jin menyerupai manusia.

Cuma yang berbezanya fizikal Jin adalah lebih kecil dan halus daripada manusia. Bentuk tubuh mereka itu ada yang pendek, ada yang terlalu tinggi dan ada bermacam-macam warna, iaitu putih, merah biru, hitam dan sebagainya. Jin yang kekal dalam keadaan kafir dan Jin Islam yang fasik itu mempunyai rupa yang huduh dan menakutkan. Manakala Jin Islam yang soleh pula mempunyai rupa paras yang elok.

Menurut sesetengah pendapat tinggi Jin yang sebenarnya adalah kira-kira tiga hasta sahaja. Pengetahuan mereka lebih luas dan umurnya tersangat panjang dan ada yang beribu tahun umurnya. Kecepatan Jin bergerak adalah melebihi gerak cahaya dalam satu saat. Memandangkan Jin adalah terdiri daripada makluk yang seni dan tersembunyi, tidak zahir seprti manusia dan tidak sepenuhnya ghaib seperti Malaikat, maka ruang yang kecil pun boleh di duduki oleh berjuta-juta Jin dan ianya juga boleh memasuki dan menghuni tubuh badan manusia.

Jumlah Jin terlalu ramai sehingga menurut sesetengah pendapat bilangannya ialah jumlah semua manusia daripada Nabi Adam hingga ke hari kiamat di darab dengan haiwan-haiwan, di darab dengan batu-batu, di darab dengan pasir-pasir dan semua tumbuh-tumbuhan. Itu pun baru satu persepuluh daripada jumlah keseluruhan Jin.

Manakala jumlah keseluruhan Jin ialah satu persepuluh daripada jumlah keseluruhan Malaikat. Jumlah keseluruhan Malaikat hanya Allah dan Rasulnya sahaja yang lebih mengetahuinya.

Alam kediaman Jin ialah di lautan, daratan, di udara dan di Alam Mithal iaitu suatu alam di antara alam manusia dan alam malaikat. Jika di berikan oleh Allah kepada kita melihat Jin, sudah tentulah kita akan melihat jarum yang dijatuhkan dari atas tidak akan jatuh ke bumi , tetapi hanya jatuh di atas belakang Jin, disebabkan terlalu banyaknya jumlah mereka.

Sebab itulah orang-orang tua kita selalu berpesan supaya anak-anak segera balik ke rumah apabila telah tiba waktu maghrib dan pintu serta tingkap rumah mesti di tutup, supaya tidak dimasuki oleh Syaitan dan Iblis.

Sebagaimana sebuah Hadis yang telah diriwayatkan oleh Imam Bukhari daripada Rasulullah s.a.w yang bermaksud :

” Apabila kamu menghadapi malam atau kamu telah berada di sebahagian malam maka tahanlah anak-anak mu kerana sesungguhnya syaitan berkeliaran ketika itu dan apabila berlalu sesuatu ketika malam maka tahanlah mereka dan tutuplah pintu-pintu rumahmu serta sebutlah nama Allah, padamkan lampu-lampu mu serta sebutlah nama Allah, ikatlah minuman mu serta sebutlah nama Allah dan tutuplah sisa makanan mu serta sebutlah nama Allah ( ketika menutupnya ) “

Hadis di atas bermaksud bahawa Jin dan Syaitan akan tidur di waktu siang dalam cahaya dan sinar sehingga menjelang petang, di mana pada waktu itu mereka berkeliaran mencari rezeki dan makanan, baik lelaki maupun perempuan, samada yang dewasa atau kanak-kanak.

MELIHAT JIN

Pada prinsipnya Jin tidak boleh di lihat, di sentuh dan di dengar oleh manusia dalam bentuk yang asal sebagaimana ianya diciptakan, kecuali dalam keadaan-keadaan tertentu, Jin boleh di lihat dalam rupa bentuk yang diingininya.

Jin juga boleh di lihat oleh manusia dalam keadaan sihir atau ketika meminum air sihir atau melalui kemahuan Jin itu sendiri untuk memperlihatkan dirinya kepada manusia.

Di dunia semua Jin boleh melihat manusia manakala manusia yang Khawas dan Khawasil-Khawas sahaja yang boleh melihat Jin selain daripada para Nabi dan Rasul. Manakala di akhirat pula semua manusia mukmin yang ahli syurga boleh melihat Jin manakala Jin yang Khawas dan Khawasil-Khawas sahaja yang boleh melihat manusia.

Antara kelebihan Jin yang telah diberikan oleh Allah ialah kemampuannya untuk mengubah dirinya dalam berbagai bentuk dan rupa. Contohnya dalam peperangan Badar, Iblis telah menampakkan dirinya dalam bentuk seorang lelaki dari Bani Mudlij dan Syaitan pula dalam rupa Suraqah bin Malik yang datang membantu tentera musrikin memerangi tentera Islam. ( Iblis dan Syaitan adalah juga merupakan sebahagian daripada golongan Jin ).

Dalam Sahih Bukhari juga ada meriwayatkan bahawa adanya Jin yang menampakkan dirinya dalam bentuk seekor ular dan membunuh seorang pemuda yang cuba membunuh ular tersebut. Di samping itu Jin juga boleh menampakkan dirinya dalam rupa bentuk haiwan yang lain seperti rupa bentuk kucing, anjing dan sebagainya.

KUMPULAN-KUMPULAN JIN

Jin juga seperti manusia yang inginkan keturunan dan hidup berpuak-puak. Puak dan kumpulan Jin terlalu banyak dan bercakap dalam berbagai-bagai loghat dan bahasa. Ada sesetengah ulama membahagikan Jin kepada beberapa kumpulan, antaranya kumpulan yang menunggu kubur, kumpulan yang menunggu gua, kumpulan yang menunggu mayat manusia, kumpulan yang menunggu hutan rimba, kumpulan yang menunggu bukit bukau, kumpulan yang menunggu air mata air, kumpulan yang menunggu tasik, kolam, teluk, kuala, pulau dan sebagainya.

JENIS-JENIS JIN

Sama seperti manusia Jin juga terdiri dari pada berbagai jenis atau bangsa, antara yang tersohor ialah :-

1. Iblis Bapa dan pujaan kepada semua jenis Jin, Iblis dan Syaitan..

2. Asy-Syaitan Syaitan-syaitan

3.  Al-Maraddah Peragu-peragu ( pewas-was )

4.  Al-Afrit Penipu-penipu

5. Al-A’waan Pelayan-pelayan

6.  Al-Tayyaaruun Penerbang-penerbang

7.  Al-Ghawwaasuun Penyelam-penyelam

8.  At-Tawaabi Pengikut-pengikut ( pengekor )

9.  Al-Qurana Pengawan-pengawan

10.  Al-Ummaar Pemakmur.

GELARAN-GELARAN JIN DALAM ISTILAH ORANG-ORANG MELAYU

Jin menurut orang-orang Melayu mempunyai beberapa nama dan gelaran menurut perwatakkan dan rupa bentuk penjelmaan mereka. Kebanyakan nama Jin-Jin itu dimulai dengan hantu. Hantu-hantu tersebut sebenarnya adalah terdiri daripada golongan Jin, cuma di kalangan orang Melayu, menganggap hantu itu adalah makhluk yang berbeza daripada Jin.

ANTARA JIN-JIN YANG POPULAR DI KALANGAN ORANG-ORANG MELAYU IALAH:

Hantu Raya, Hantu Pontianak, Hantu Polong, Hantu Toyol, Hantu Langsuir, Hantu Penanggal, Hantu Pelesit, Hantu Air, Hantu Bukit, Hantu Kubur, Hantu Pari, Hantu Punjut, Hantu Jerangkung, Hantu Laut, Hantu Bawah Tangga, Hantu Galah, Jin Tanah, Hantu Kum-Kum, Hantu Bungkus, Hantu Pocong, Hantu mati di bunuh, Hantu Bidai, Hantu pari-pari, Hantu Kopek ( Tetek ), Harimau Jadian, Jembalang Tanah, Hantu Tengelong.

KERAJAAN-KERAJAAN JIN

Jin juga mempunyai pemimpin dan kerajaannya yang tersendiri. Antara Raja Jin alam bawah yang kafir ialah seperti Mazhab, Marrah, Ahmar, Burkhan, Syamhurash, Zubai’ah dan Maimon. Empat raja Jin Ifrit ( Jin yang paling jahat ) yang mempunyai kerajaan yang besar yang menjadi menteri kepada Nabi Allah Sulaiman a.s ialah Thamrith, Munaliq, Hadlabaajin dan Shughal.

Manakala Raja Jin Alam atas yang Islam pula ialah Rukiyaail, Jibriyaail, Samsamaail, Mikiyaail, Sarifiyaail, ‘Ainyaail dan Kasfiyaail. Raja Jin yang mengusai kesemua Jin tersebut bernama THOTHAMGHI YAM YA LI.. Manakala Malaikat yang mengawal kesemua Jin-Jin di atas bernama Maithotorun yang bergelar QUTBUL JALALAH.

ANAK-ANAK IBLIS JUGA MEMPUNYAI KERAJAAN YANG BESAR ANTARANYA :

1.   Thubar Merasuk manusia yang di timpa musibah dan bala.

2. Daasim Merasuk manusia untuk menceraikan ikatan silatulrahim, rumah  tangga, keluarga, sahabat handai, jemaah dan sebagainya.

3.  Al-‘Awar Merasuk manusia supaya meruntuhkan akhlak, berzina, minum arak, liwat, berjudi dan sebagainya

4.      Zalanbuur Merasuk manusia dengan api permusuhan dan pembunuhan.

 ANTARA JIN, IFRIT, SYAITAN DAN IBLIS

Jin, Ifrit, Syaitan dan Iblis adalah merupakan sebahagian daripada golongan Jin, cuma tugas dan fungsi mereka sahaja yang berbeza. Jin sebagaimana yang telah diterangkan di atas ialah sejenis mahkluk Allah yang tersembunyi dan tidak kelihatan oleh manusia. Pengetahuan mereka lebih luas dan sangat panjang usianya.

Manakala Ifrit pula adalah daripada golongan Jin yang sangat kuat dan bijak menipu serta sangat busuk hati terhadap manusia. Golongan ini tersangat sombong lagi amat durhaka kepada Allah.

Iblis dan Syaitan juga terdiri daripada golongan Jin dan mereka merupakan golongan Jin yang sangat sombong lagi durhaka, pengacau dan menjadi musuh utama manusia dan mendapat kutukan Allah sehingga ke hari kiamat.

Sebagaimana Firman Allah yang bermaksud :

” Iblis menjawab : Sebab engkau telah menghukum saya dengan tersesat, saya akan menghalang halangi mereka dari jalan Mu yang lurus. Kemudian saya akan mendatangani mereka dari depan dan dari belakang mereka, dari kanan dan kiri mereka. Engkau tak akan mendapati kebanyakan dari mereka bersyukur ( taat ).”

Sesetengah ulama berpendapat bahawa Azazil itu bukanlah moyang Jin, sebenarnya beliau merupakan satu Jin yang paling abid dan alim di kalangan Jin yang di angkat menjadi ketua ahli-ahli ibadat kepada Jin dan Malaikat. Dia menjadi angkuh dan takbur di atas keilmuan, ketakwaan dan banyak beribadat serta asal usul kejadiannya berbanding dengan manusia ( Adam ). Maka dengan sifat beliau yang sombong itu Allah telah melaknatnya menjadi kafir dengan nama Iblis.

Bermula dari saat itulah Iblis melancarkan gerakan permusuhan dengan manusia sehingga ke hari kiamat.

Allah telah menjelaskan bahawa terdapat tiga jenis permusuhan dilakukan oleh Jin ke atas manusia iaitu :-

Melalui Kejahatan ( As-Suu’ ) : iaitu berkenan dan gemar kepada dosa-dosa dan maksiat hati dan segala anggota tubuh badan.

Kekejian ( Al-Fahsyaa’ ) : iaitu kejahatan yang lebih buruk dan jahat lagi.  Kekejian ini adalah sebahagian daripada perkara yang membawa kepada kedurhakaan dan maksiat kepada Allah.

Melalui pembohongan dan menipu Allah melalui perbuatan, perkataan dan nawaitu.

AURAT LELAKI YANG JARANG DIBINCANGKAN ..

aurat lelaki

Aurat lelaki seperti yang dinyatakan sebelum ini agak longgar kerana selain waktu bersendiri dan bersama isteri, aurat lelaki hanya antara pusat dan lutut sahaja. Maknanya kalau seseorang itu hendak melakukan solat, auratnya ialah cukup antara pusat dengan lutut, begitu juga kalau dia berada di khalayak ramai.


Berdasarkan itu, ramailah orang lelaki mengambil mudah dengan menyatakan harus kita berada dalam sesuatu majlis dengan hanya memakai seluar pendek sampai ke paras lutut. Sebab itulah barangkali kita sering melihat orang lelaki suka memakai seluar pendek ketika membasuh kereta di luar rumah.

 
Benar, jika mengikut hukum asal tidak salah memakai seluar pendek yang sampai ke paras lutut kerana itulah sahaja aurat bagi lelaki. Tetapi jangan lupa bahawa hukum itu perlu juga mengambil kira waktu berjalan dan duduk. Apakah ketika itu aurat lelaki tersebut masih terpelihara?


Bayangkan seorang lelaki yang hanya memakai kain sarung yang menutup pusatnya dan lutut. Solatnya sah kerana aurat bagi lelaki dalam solat ialah antara pusat dengan lutut. Tetapi bagaimana kalau dia rukuk, sujud, dan duduk antara dua sujud? Tidaklah lututnya ternampak? Sahkah solatnya ketika itu? Jawapannya ialah tidak sah.


Bagaimanapun pula kalau dia membasuh kereta dengan pakaian yang sama, sesekali dia akan tunduk juga. Adakah ketika itu tidak terbuka auratnya iaitu lutut? Kalaupun dia memakai seluar pendek yang labuh hingga ke paras lutut, waktu dia mencangkung akan ternampak lututnya. Tidak berdosakah dia ketika itu? Jawabnya tentu berdosa. Ya, kalau dalam solat tidak sah maka pada ketika waktu lain dia berdosa.


Bagi masyarakat kampung pula, mereka suka pakai kain pelikat yang digulung sampai ke paras lutut. Malah kadang-kadang ternampak pusatnya sewaktu terlondeh. Waktu berborak dengan kawan-kawan di serambi pasti tersingkap juga auratnya.


Bagaimana kalau dia melakukan solat dengan kain itu walaupun dilabuhkan di bawa lutut? Waktu rukuk dan sujud setidak-tidaknya akan ternampak pahanya oleh orang yang di belakangnya. Sahkah solatnya?


Begitu juga kalau si ayah memakai kain pelikat di dalam rumah bersama anak-anak, lalu pada waktu duduk terselak bahagian lututnya. Agaknya berdosa atau tidak ketika itu? Jawapannya sudah tentu berdosa kerana aurat ketika bersama mahram ialah antara pusat dengan lutut.



Kalau berdasarkan keterangan di atas adalah haram hukumnya, bagaimana keadaannya anak-anak muda yang suka memakai seluar pendek di dalam rumah, bersukan, main bola dan sebagainya? Seluar pendek yang dipakai mereka adalah di atas lutut, maka dalam keadaan itu dia bukan sahaja mendedahkan lututnya malah mendedahkan pahanya.



Nampaknya lelaki secara berleluasa mendedahkan aurat mereka tatkala bersukan. Apakah atas alasan bersukan aurat boleh didedahkan? Ya, kalau berhadapan dengan Allah sewaktu bersolat pun salah, betapa ketika berhadapan dengan orang ramai. Pada zaman ini, bukan sahaja orang yang dalam stadium yang melihatnya tetapi seluruh dunia melihatnya. Bayangkan berapa besar dosanya ketika itu.



Pakaian sukan tajaan Barat memang begitu. Hal ini kerana dalam teori sains, mereka yang memakai pakaian longgar dan menutup tubuh boleh melambatkan pergerakan. Tetapi teori itu ternyata tidak tepat apabila pelari pecut wanita Islam (dari Bahrain-kalau tak salah penulis) dapat mengalahkan pelari lain yang hanya sekadar memakai cawat dalam sukan bertaraf dunia baru-baru ini.

 
Selain itu, kalau benarlah teori itu, mengapa perlu pakaian itu diperkenalkan kepada pemain bowling. Sukan itu tidak memerlukan pergerakan pantas.


Barat menipu kita dan kita hanya menurut sahaja tanpa mahu membantah. Kita akur dengan peraturan itu demi sukan padahal kita belum berani berbincang secara serius untuk mohon pengecualian bagi atlet Muslim.


Bayangkan sudah berapa lama umat Islam melakukan dosa mendedahkan aurat dalam bidang sukan. Jika dalam hal ini kita sudah berdosa dengan Allah, bagaimana usaha kita untuk membentuk perpaduan melalui sukan seperti yang sering diuar-uarkan. Mahukah Allah merestuinya?


Pada pandangan penulis, cara berpakaian dalam sukan itulah yang menjadi sebab mengapa kurang penyertaan orang Islam dalam sukan. Sebenarnya mereka masih berminat untuk bersukan tetapi mereka tiada pilihan untuk bersukan. Akhirnya sukan dikuasai oleh orang bukan Islam.


Thursday, 7 March 2013

Hidupkan Jiwa Tasawuf : Keajaiban Hati / Qalbi





Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang....


Bila kita membicarakan berkaitan tasawuf,maka kita tidak boleh lari dari membicarakan berkenaan dengan hati atau qalbi yang merupakan alat atau instrumen terpenting dalam menghidupkan jiwa tasawuf.Ramai yang terkeliru dengan makna dan istilah hati atau qalbi ini.Sesungguhnya Allah tidak memandang kepada rupa paras kita,tapi Allah memandang hati kita.Bukankah hati itu istana Allah?oleh itu,mengapa kita tidak mahu mengkaji misteri hati atau jantung kita sendiri secara fizikal dahulu sebelum kita menggunakannya menjadi alat untuk menyampaikan kita pada mengenali diri kita dan seterusnya mengenal Allah.


Sabda Nabi SAW bermaksud ; “ Didalam tubuh manusia itu,ada seketul darah,jika darah itu baik,maka baiklah manusia tersebut dan jika darah itu kotor maka kotorlah manusia itu.Sesungguhnya ketulan darah itu ialah hati (qalbi)”.


Kata Syeikh Syamsuddin as-Sumatra-i dalam kitabnya Tanbihut Thullab fi Ma’rifati Malikil wahhab : “ maka Qalbi(hati),tatkala sempurna penyiapannya dan kuat cahayanya dengan sebab berkekalan melakukan zikir yang maha tinggi bagi muraqabah yang siap sedia bagi musyahadah menjadilah ia sebagai cermin tajalli ketuhanan.adalah dia menghimpunkan antara kedua lautan muraqabah dan musyahadah.Dia tempat pertemuan bagi sekalian alam.Yang demikian itu ialah ‘Arsyullah ( Kerajaan Allah) sebagaimana yang telah diceritakan dalam hadis “hati(qalbi) orang beriman itu adalah istana Allah”[ al-ma’rifah- jld 2-Hj Wan Mohd Shagir,m/s 59]


Hati atau Qalbi adalah tempat jatuhnya tilikan Allah,bila hati bersih ia ibarat cermin,kata Al-Ghazali.Ia juga tempat hambanya yang terpilih beroleh ilmu berupa ilmu Laduni atau ilmu batin seperti sabda Rasul yang bermaksud “ilmu itu ada dua macam.Pertama;ilmu lisan,sebagai hujjah Allah dan hambanya.Kedua;ilmu batin yang bersumber di lubuk hati,ilmu inilah yang berguna untuk mencapai tujuan pokok dalam ibadat”(Buku Sirrul-Asrar- Syeikh Abdul Qadir Al-jailani,m/s 19).Kata Sheikh Abdul Qadir lagi dalam kitabnya Sirrul-Asrar: “mula-mula manusia memerlukan ilmu syariat agar badannya mempunyai kegiatan dalam mencari makrifat pada makrifat sifat,iaitu ‘darajat’.kemudian manusia menginginkan ilmu batin agar ruhnya mempunyai kegiatan untuk mencapai makrifat pada makrifat zat.Untuk tujuan ini manusia harus meninggalkan segala sesuatu yang menyalahi syariat dan tariqat.Hal ini akan dapat dicapai dengan melatih diri meninggalkan keinginan nafsu walaupun terasa pahit dan melakukan ruhaniyyah dengan tujuan mencapai redha Allah serta bersih dari riya’(ingin dipuji orang lain) dan sum’ah(mencari kemasyhuran).


Yang dimaksudkan dengan alam makrifat adalah alam Lahut,yaitu negeri asal tempat diciptakan Ruh Al-Qudsi(Ruh Termurni) dari Nur Muhammad dalam wujud terbaik.Yang dimaksudkan Ruh Al-Qudsi ialah hakikat manusia yang disimpan di lubuk hati,kemudian bila hatinya sudah hidup maka ruh Al-Qudsi itu dinamakan Tiflul Ma’ani(bayi ma’nawi).Ia lahir dari hati,seperti lahirnya bayi dari rahim seorang ibu.Bayi ini bersih dari segala kotoran dosa seperti syirik(menyekutukan Allah) dan ‘gaflah(lupa kepada Allah)[ Sirrul-Asrar m/s 20- 22].Maka beruntunglah orang yang boleh menghidupkan hati dengan cahaya tauhid dan dengan lisan sirri tanpa huruf dan suara lalu tersingkaplah segala rahsia.firman Allah didalam Hadis Qudsi : “manusia adalah rahsia-Ku dan Aku adalah rahsia manusia”.Allah berfirman lagi dalam hadis Qudsi iaitu : “Ilmu batin adalah rahsia di antara rahsia-Ku.Aku jadikan di dalam hati hamba-hamba-Ku dan tidak ada yang menempatinya kecuali Aku”


“Orang-orang yang merindukan Allah hatinya mempunyai mata.Mata hatinya melihat segala sesuatu yang tidak di lihat oleh penglihatan biasa.Hati mereka mempunyai sayap yang terbang tanpa bulu,terbang ke malakut Rabbul A’lamin”[ Sirrul-Asrar, m/s 28]


Hati juga dikatakan tempat Ruh Ruhani.Alatnya adalah Tariqat.Tempat Ruh Sulthoni pula adalah ‘Fuad’ iaitu mata hati.Alatnya adalah makrifat.Hati mestilah dihidupkan selalu melalui zikir dan ingatan yang berkekalan pada Yang Maha Pencipta.Hati yang suci bersih tempatnya di bawah Arasy Allah sebagaimana dengan sabda Nabi SAW “ Sesungguhnya Allah mempunyai hamba-hamba yang jasadnya di bumi dan hatinya di bawah Arasy Allah”.Kata Sheikh Abdul Qadir al-Jailani dalam kitabnya Sirrul Asrar : [Melihat kepada Allah di dunia tidak akan berhasil.Yang dapat dilihat di dunia adalah sifat-sifat Allah pada cermin hati.Saidina Umar berkata “hatiku melihat Tuhanku dengan cahaya Tuhanku”.manusia akan melihat pantulan ‘jamalullah’ pada cermin hatinya”]. Imam Al-ghazali juga berkata “Hidupnya hati adalah ilmu,galilah ia.Matinya hati adalah bodoh,maka jauhilah ia.”.Hidupnya hati membuahkan iman dan takwa yang mantap ,itulah sebabnya orang yang benar-benar beriman,bila disebutkan nama Allah kepada mereka,maka gementarlah hati mereka.Firman Allah di dalam surah Al-Anfal,ayat 2 bermaksud : “Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gementarlah hati mereka” kerana “hatinya tidak mendustakan apa yang dilihatnya”(An-Najm:11). Kata saidina Ali pula "Aku tidak beribadah kepada Tuhan yang tidak aku lihat”.Lihat disini bagi Saidina Ali ialah melihat dengan mata hatinya bukan dengan matanya.


Alangkah ruginya orang yang buta hatinya dan tersesat dari jalan yang benar.Firman Allah dalam surah Al-Isra’ ayat 72 bermaksud : “ dan barang siapa yang buta(hatinya) di dunia ini,nescaya di akhirat(nanti) ia akan lebih buta pula dan lebih tersesat dari jalan (yang benar)".Apa yang dimaksudkan buta dalam ayat diatas ialah buta hati seperti firman Allah dalam surah Al-hajj ayat 46 yang bermaksud ; “Kerana sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta,ialah hati yang di dalam dada”


Menurut Sheikh Abdul Qadir al-Jailani lagi “ Penyebab utama kebutaan hati adalah kerana lupa yang menutupi hati setelah manusia berjanji di alam Arwah.Yang menjadi penyebab lupa adalah bodoh terhadap hakikat urusan ketuhanan.Kebodohan ini timbul kerana hati terselubung oleh sifat sifat zalim seperti; sombong,dendam,dengki,kikir,ujub,ghibah(mengumpat), namimah(mengadu domba),bohong dan sifat sifat tercela yang lain.Sifat-sifat inilah yang menyebabkan manusia jatuh ke jurang yang terendah.Adapun cara menghilangkan sifat-sifat yang tercela tadi adalah dengan membersihkan cermin hati dengan alat pembersih tauhid dan dengan ilmu serta amal;dan berjuang dengan sekuat tenaga secara lahir batin sehingga ia menghasilkan hidupnya hati dengan cahaya tauhid dan sifat-sifatNya” [ Sirrul Asrar, m/s 88)



Secara fizikal atau umumnya,hati ialah jantung kita atau disebut “Heart”.Hati atau ‘Liver’( Hepar) dalam istilah sains adalah benda atau organ yang berlainan dan berada pada tempat yang berlainan pula dalam tubuh badan kita..Fungsi dua organ ini juga adalah berbeza.


Jantung merupakan organ yang berotot pejal dan mempunyai 4 ruang(bilik) utama di mana saiz ukuran jantung ialah kira-kira ; panjangnya 12 cm, lebarnya 8-9 cm seta tebalnya kira-kira 6 cm.Berat jantung sekitar 7-15 oz atau 200 sampai 425 gram dan menyamai saiz penumbuk individu berkenaan. Ianya terletak di dalam bahagian dada(mediastinum), diantara dua paru-paru, dan dibawah tulang rusuk kiri atau lebih dikenali dalam tasawuf berada 2 jari dibawah puting susu sebelah kiri bagi tariqat naqsyabandiah.Ada juga orang tasawuf memanggil tempat ini sebagai Lathaif qalbi,Wilayah Muhammad dan warnanya kuning.Lokasi hati menurut tasawuf ini merujuk kepada tempat dimana denyutan jantung itu paling dirasai( boleh disentuh dengan tangan) dan dalam istilah sains dikenali sebagai ‘apex beat area’.


4 bilik atau ruang hati membawa maksud tersendiri bagi saya.Bila hati itu istana Allah ,perkataan Allah itu ada 4 huruf.Allah itu dibicarakan dalam 4 bab iaitu Zat,Sifat,Asma dan Af’al.Manusia itu dijadikan dari unsur yang 4 iaitu dari Tanah,Air,Api dan Angin.Manusia menempuh 4 alam yang besar dalam perjalanannya iaitu alam kandungan ibu,alam dunia,alam kubur dan alam akhirat.Dalam perjalanannya Muhammad di temani oleh 4 sahabat yang paling rapat iaitu Abu Bakar,Umar,Usman dan Ali.Dalam menjalani hidupnya manusia perlu menjalani syariat dimana manusia mesti boleh membezakan antara 4 hukum iaitu Wajib,Sunat,Haram dan Makruh.Untuk mencapai tujuan hidupnya,manusia mesti melalui 4 tahap perjalanan kerohanian iaitu Syariat,tariqat,hakikat dan makrifat.Bukankah Hakikat nyawa itu ada 4 iaitu Nafas,Ampas,Tanapas dan Nupus? Dimana Nafas letaknya di mulut,Ampas letaknya dihidung,Tanapas letaknya di antara telinga kanan dan kiri dalam kepala atau di Medula Oblongata manakalan Nupus itu letaknya di dalam hati atau qalbi.Bermulanya hidup Nafas itu kerana Ampas.Hidup Ampas kerana Tanapas.Hidup Tanapas kerana Nupus dan hidup Nupus itu dengan rahsia dan Rahsia itu adalah diri rahsia Allah swt iaitu diri batin kita. Perjalanan nafsu(jiwa) yang berliku melalui 7 tempat perhentian(maqam) sebelum kembali semula ketempat asal untuk menjadi Insan kamil.


Jantung manusia dibahagikan kepada 4 bilik iaitu dua bilik bahagian atas disebut Atrium kanan dan Atrium kiri serta dua bilik bahagian bawah disebut Ventrikel kanan dan Ventrikel kiri.Bilik jantung bahagian kanan (atas dan bawah) berfungsi untuk menerima darah melalui vena atau mengepam darah tanpa oksigen setelah digunakan oleh sel-sel badan dari bahagian atau organ badan yang lain melalui arteri pulmonary ,manakala bilik jantung kiri (atas dan bawah) berfungsi menerima darah beroksigen di Atrium kiri dan seterusnya mengepam darah beroksigen melalui ventrikel kiri keseluruh organ lain melalui sistem pembuluh darah iaitu arteri.



Peredaran darah dari bilik kanan dan kiri jantung tidak bercampur kerana adanya dinding yang memisahkan mereka .Jantung yang mempunyai 4 bilik ini mempunyai 7 pintu atau injap iaitu 4 injap/pintu disebelah kanan dan 3 injap/pintu di bahagian kiri jantung. Bahagian Atrium dan ventrikel pula dipisahkan oleh bahagian yang membentuk injap-injap jantung. injap-injap ini akan mengemudi aliran darah diantara ruang-ruang jantung. Injap ini membenarkan aliran sehala dengan menyalurkan darah ke dalam yang seterusnya dan menghalang aliran balik.


Di bahagian kanan jantung, darah mengalir melalui injap trikuspid yang terletak di antara atrium kanan dan ventrikel kanan. injap ini mempunyai tiga dedaun atau kelopak.Di sebelah kiri jantung pula, darah mengalir di antara atrium kiri dan ventrikel kiri melalui injap mitral. injap mitral juga dikenali sebagai injap bikuspid kerana ia mempunyai dua dedaun atau kelopak.


Bagi membolehkan darah mengalir dari ruang atas ke dalam ruang bawah, injap-injap tadi mestilah terbuka. injap-injap ini dikawal oleh perubahan tekanan darah di dalam setiap ruang tadi.


Injap juga terdapat di antara ventrikel dan saluran darah yang menyalurkan darah keluar daripada jantung. Darah akan mengalir melalui injap pulmonari yang memisahkan ventrikel kanan dengan arteri pulmonari. Manakala di sebelah kiri pula darah mengalir daripada ventrikel kiri ke dalam aorta melalui injap aorta.


Mengapa saya menghuraikan dengan panjang lebar mengenai perjalanan darah kita ini?.Jawapannya ialah supaya kita semua faham berkenaan dengan jalan atau lebuhraya perjalanan syaitan dalam tubuh badan kita seperti hadis shahih Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim yang bermaksud :

“Sesungguhnya syaitan itu berjalan pantas daripada anak Adam di tempat mengalirnya darah”


Syaitan juga meniupkan perasaan was-was dan syak wasangka kedalam hati manusia untuk menimbulkan keraguan dan manusia akhirnya hilang konsentrasi dalam apa sahaja perbuatan yang dilakukannya.Firman Allah dalam surah An-Nas :ayat 1-6 yang bermaksud : “katakan! Aku berlindung kepada Tuhan(yang memimpin)manusia,Raja manusia,sembahan manusia dari kejahatan was-was (syaitan) yang tersembunyi,yang mewas-waskan ke dalam hati manusia,iaitu di kalangan jin dan manusia”.Allah juga berfirman dalam surah Al-A’raf ayat 20 yang bermaksud : “Maka syaitan telah mewas-waskan(perasaan hati) keduanya” iaitu merujuk kepada bisikan dan godaan syaitan terhadap Adam dan Hawa di syurga supaya memakan buah dari pohon yang dilarang Allah.Nabi bersabda dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik r.a bermaksud : “Sesungguhnya syaitan meletakkan belalainya pada hati anak adam,jika ia berzikir mengingati Allah,undurlah syaitan itu dan apabila ia lupa dari mengingati Allah,ditelan hatinya,maka itulah dikatakan was-was yang tersembunyi”(Riwayat Abu Ya’la)


Bukankah Allah mengingatkan kita bahawa syaitan itu musuh kita yang paling nyata? Oleh itu adalah amat penting bagi kita mengenal hati dan perjalanan darah kita agar kita boleh berwaspada dengan taktik,bisikan dan godaan syaitan yang berpusat dihati kita,yang mempengaruhi nafsu kita kearah Ammarah itu.Syaitan juga selalu menghasut kita bermusuhan dan menumpahkan darah,meracuni akal dan pemikiran kita,malah lebih teruk lagi mempengaruhi kita untuk tidak beriman kepada Allah dan berpaling menyembah mereka.Tujuan mereka hanya satu iaitu ingin menyesatkan seramai mungkin anak cucu Adam supaya bersama-sama mereka masuk neraka di akhirat kelak.Justeru itu kita hendaklah selalu beringat-ingat dengan musuh kita yang paling nyata ini agar kita sentiasa berjalan atas landasan yang benar.Kita juga harus bergelut melawan bisikan musuh kita ini dalam relung jiwa,dalam detikan hati dan rasa,dalam angan-angan dan impian serta dalam pandangan kita.Iblis telah berjanji dihadapan Allah untuk menyesatkan umat manusia seperti firman Allah dalam surah Al-Hijr ayat 39-40 yang bermaksud ; “Ya Tuhanku,kerana Engkau telah memutuskan bahawa aku sesat,maka aku benar-benar akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi,dan aku akan menyesatkan mereka semua,kecuali hamba-hamba Engkau yang Mukhlisin di antara mereka”.Siapakah hamba Allah yang Mukhlisin itu? Contoh hamba itu dizaman nabi ialah Saidina Umar dan ramai lagi sahabat rasulullah SAW,sebagaimana hadis riwayat Ahmad,At-Tirmidzi,dan Ibnu Hibban dengan isnad sahih yang bermaksud ; “ Sesungguhnya syaitan benar-benar memisahkan diri darimu,hai Umar”


Secara zahirnya jantung mempunyai lapisan yang berlapis-lapis .Selaput yang membungkus jantung paling luar sekali disebut pericardium dimana ianya terdiri daripada 2 lapisan iaitu lapisan fibrosa dan serosa, dalam pericardial cavity (ruang antara lapisan serosa dan fibrosa)berisi 50 cc cecair yang berfungsi sebagai pelincir agar tidak ada geseran antara pericardium dan epicardium sewaktu jantung berdenyut( mengembang dan menguncup). Epicardium adalah lapisan ke 3 paling luar dari jantung, lapisan berikutnya yang lebih dalam adalah lapisan miokardium dimana lapisan ini adalah lapisan yang paling tebal.Lapisan miokardium ini terdiri daripada sel-sel jantung yang berfungsi untuk mengecut dan mengembangkan jantung secara keseluruhannya. Lapisan terakhir yang paling dalam dan bersentuh dengan darah adalah lapisan endocardium.Jadi jantung mempunyai 5 lapisan kesemuanya.ia membentuk kerangka utama jantung.Bukankah islam itu ada 5 rukun dan sembahyang 5 waktu itu adalah tiang atau kerangka utama agama?sama-samalah kita fikir.



Jantung juga mempunyai 7 bukaan lain atau saya namakan sebagai jendela iaitu 2 jendela di bilik Atrium kanan untuk darah tanpa oksigen masuk dan 1 jendela di bilik ventrikel kanan untuk darah keluar ke paru-paru manakala dibahagian jantung sebelah kiri pula , ada 4 jendela untuk darah beroksigen masuk dari paru-paru ke atrium kiri dan satu jendela utama untuk darah beroksigen keluar di ventrikel kiri.


Fungsi utama jantung adalah untuk mengepam darah yang beroksigen ke seluruh bahagian tubuh.Oksigen yang diangkut dalam darah digunakan oleh sel-sel badan untuk meneruskan kehidupan. Tugas ini dilakukan dengan menguncup atau membuat denyutan sebanyak 60 hingga 90 kali bagi setiap minit. Dengan setiap penguncupan ruang jantung akan mengepam darah samada ke venrikel atau salur darah arteri. Dalam masa 24 jam jantung kita berdenyut lebih daripada 100,000 kali, 7,000 liter darah dipam melalui jarak beribu batu di dalam sistem saluran darah(vascular system).


Pusingan peredaran darah jantung(cardiac cycle) bermula dibahagian kanan jantung. Salur darah vena (inferior dan superior vena cava) menyalurkan semula aliran darah yang rendah kandungan oksigen ke dalam ruang atrium kanan. Aliran darah tadi akan mengalir dari Atrium kanan ke dalam Ventrikel kanan di mana ia akan dipam ke dalam sistem saluran darah paru-paru melalui arteri pulmonari di mana ia akan menyerap oksigen dan melepaskan karbon dioksida. Darah yang tinggi kandungan oksigen ini akan memasuki jantung semula dimana ia akan mengalir ke dalam Atrium kiri melalui dua pasang vena pulmonary (4 jendela) setiap pasang dari paru-paru kanan dan kiri. Daripada atrium kiri darah tadi akan memasuki ventrikel kiri dan dipam keluar ke dalam salur darah besar aorta untuk penyaluran kesetiap bahagian badan manusia.Salah satu cabang pembuluh darah yang naik keatas membekalkan darah ke otak ialah salur darah Carotid Artery…yang boleh kita rasai denyutannya di leher kita.Maha suci Allah,maka benarlah firmannya “Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya sendiri” (Surah al-Qaf –ayat 16).Bukankah Nodus SA atau SA Nodes itu letaknya di atrium kanan dan sangat berdekatan dengan Carotid Artery??? Sama-samalah kita fikirkan….



Jantung juga mempunyai sistem aliran darahnya sendiri(cardiovascular system) yang berfungsi memberikan bekalan darah kepada otot-otot jantung. Ianya terdiri daripada arteri koronari kanan dan kiri. Arteri koronari kanan muncul daripada aorta dan mengelilingi bahagian kanan lekukan atrioventrikular dan menyalurkan darah kepada atrium kanan dan ventrikel kanan dan sebahagian pembahagi[septa] belakang. Arteri koronari kiri juga muncul daripada aorta. Bahagian permulaannya arteri kiri koronari utama dan menjadi arteri kiri bawah dan arteri sirkumfleks. Kesemuanya menyalurkan darah bahagian atrium kiri dan ventrikel kiri dan sebahagian pembahagi depan.

https://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=H04d3rJCLCE

Jantung kita mempunyai sistem arus elektrik yang meransang jantung untuk menguncup atau berdenyut. Setiap denyutan bermula dengan ransangan elektrik yang berasal dari bahagian khas di dalam atrium kanan yang dipanggil nodus sinoatrial ataupun nodus SA(SA nodes). Nodus SA ini merupakan pencetus atau suis semulajadi jantung. Ia menerima maklumat daripada otak dan pusat-pusat kawalan lain di dalam sistem saraf yang mengarahkannya menyesuaikan kadar denyutan jantung yang optima bergantung kepada keperluan badan manusia. Setelah ransangan tadi dihasilkan oleh nodus SA ia akan mengalir kepada atrium-atrium yang menyebabkan mereka menguncup dan mengepam darah masuk ke dalam ventrikel di bawah. Ransangan elektrik ini kemudiannya mengalir ke satu kumpulan sel khusus yang dikenali sebagai nodus atrioventrikular atau nodus AV. Dari sini ransangan tadi akan mengalir laju keseluruh bahagian jantung melalui rangkaian His( Bundle of His), cabang kiri dan kanan,kepada Serabut Purkinje (Purkinje’sfibres) dan seterusnya ke sel-sel miokardium. [kesemuanya adalah sistem aliran rangsangan elektrik jantung]. Otot-otot jantung menguncup dan jantung berdenyut akibat daripada ransangan-ransangan ini.


Oleh itu boleh kita ringkaskan perjalanan impulse atau arus eletrik ini dari TIADA/RAHSIA(1) kepada Nodus SA(2) kepada Nodus AV(3) kepada Bundle oh His(4) kepada Purkinje’s fibres(5) kepada sel myocardium(6) dan menyebabkan keseluruhan jantung bergerak atau berdenyut(7) dan balik semula kepada TIADA/RAHSIA(1) dan seterusnya tanpa henti dan hanya akan berhenti bila ada arahan dari TIADA/RAHSIA.Ini saya simpulkan bahawa perjalan itu bermula dan berakhir melalui 7 tempat atau makam…Bukankan arus elektrik itu (impulse) umpama nafsu yang berjalan di 7 maqam dalam qalbu kita???...maha suci Allah…maka benarlah firman Allah dalam surah Al-Mukminun ayat 17 yang bermaksud : “ Sesungguhnya kami telah menciptakan keatas kamu tujuh jalan(nafsu)” dan firman Allah dalam surah Al-Baqarah ayat 156 yang bermaksud : “ Daripada Allah kita datang dan kepada Allah kita kembali”


Salah satu ciri jantung yang unik dan mempesonakan manusia ialah sifat “Automaticity” yang ada pada sel-sel jantung(myocardium) itu sendiri iaitu jantung boleh berdenyut secara teratur dan independent(dengan sendirinya/spontan) tanpa adanya intervensi atau hubungkait dengan sistem tubuh lain. Dengan kata lain apabila jantung sihat yang normal kita pisahkan dari tubuh, maka jantung tadi masih boleh berdenyut dengan sendirinya. Kenapa berlaku demikian? Karena jantung memiliki sel-sel pacemaker alami atau semulajadi ciptaan Allah yang secara automatis mengeluarkan impuls secara teratur. Jantung mempunyai beberapa tempat utama sel-sel pacemaker yaitu SA node, AV node, Bundle of His dan Furkinje fiber. Normal sel pacemaker jantung berada di SA node yang secara teratur mengeluarkan impuls 60-100x/minit, AV node 40-60x/minit, Furkinje fiber 20-40x/minit.Lihatlah betapa hebat dan ajaibnya mekanisma ciptaan Allah kepada jantung hambanya ,dalam proses pengecutan dan kontraktiliti otot sel miokardium.


Kembali kita membicarakan Hati dari pandangan tasawuf pula.Sebenarnya banyak pelajaran berguna yang boleh dipelajari daripada jantung ini. Jantung ini berakhlak mahmudah (akhlak yang terpuji). Jantung itu adalah amanah Allah.Jantung menjalankan amanah yang cukup berat kepada Allah. Jantung tidak pernah mencuri. Sel jantung yang namanya endocardium tidak akan mengambil darah yang beroksigen buat dirinya..Jika 100% darah yang diterima, 100% darah yang berkualiti juga akan dipam(disedekahkan) semula(cardiac output). Tidak pernah sesekali sel miokardium ini menggunakan darah itu buat keperluan dirinya.


Sekiranya salur darah coronary artey tersumbat, jantung tetap tidak akan mencuri.. Apa yang akan terjadi? Sel miokardium akan kekurangan oksigen dan seterusnya akan mengorbankan dirinya menjadi kematian sel atau disebut ischaemia.Jantung ada prinsip nya tersendiri iaitu lebih baik mati dalam kemulian daripada mati dalam kehinaan.Kematian sel jantung adalah kematian sel kekal seperti juga sel saraf (neuron).Hanya 2 jenis sel ini yang tidak akan bercambah(growth) dalam badan manusia.Mereka yang mengalami kematian dan hilang fungsi sel miokardium ini disebut Ischemic heart Disease(IHD).Mereka yang ada IHD berpotensi untuk diserang Coronary Artery Disease(CAD) atau Acute Coronary syndrome(ACM).


Jantung juga tidak mementingkan diri. Dia tahu organ-organ lain di dalam badan memerlukan bantuannya. Dia bekerja dalam jemaah, ada "team work". Jantung mengepam 5 Liter darah dalam masa satu minit. Jumlahnya hampir-hampir satu baldi air. Dia bekerja tanpa rehat,dia berdenyut sepanjang masa sehingga mendapat arahan dari tuannya Yang maha Kuasa iaitu Allah untuk berhenti.Terhentinya denyutan nya bermakna ajal tuan jasadnya sudah sampai.Sekiranya manusia tidur, otaknya akan berehat. Tapi jantungnya akan terus menjalankan tanggungjawabnya kepada Allah dikala kita tidur dan tanpa sedar.


Jantung menerima arahan dari SA node. Bahasa mudahnya, SA node ini seperti seorang ketua dan jantung akan mematuhi setiap arahan ketuanya. Dia tahu betapa penting dirinya. Dia perlu selalu berinteraksi, menjaga batas perhubungannya. Sekiranya dia berhenti berinteraksi, akan berlaku "sudden cardiac death". Jantung akan tiba-tiba mati.


Satu lagi perkara mengenai jantung - dia tidak akan berhenti bergerak. Apa yang akan terjadi kalau jantung berhenti bergerak? Darah akan bergumpal dan seterusnya menyebabkan strok dan serangan sakit jantung yang akhirnya menyebabkan kematian.

Jantung mengajar kita agar sentiasa belajar .Usaha pembelajaran adalah satu usaha berterusan. Sebagai seorang muslim, kita perlu belajar dari buaian sehingga ke liang lahad.

Jantung ini patuh pada penciptanya, Allah. Kalau dia patuh pada selain Allah,nescaya huru haralah degupan jantung dan pengedaran darah dalam badan kita.jantung akan berdenyut secara tak sekata iaitu arrhythmia.

Kadangkala kita tidak sedar betapa hebatnya kasih sayang Allah buat hambaNya. Derhaka macam mana pun kita pada Allah, jatung tetap berfungsi dengan baik. Semua itu nikmat. Nasihat saya buat diri saya dan anda semua… bertaubatlah sebelum jantung itu berhenti berfungsi kerana mematuhi perintah RabbNya.Diwaktu itu segala penyesalan tiada berguna lagi.


Akhirnya ,beruntunglah orang yang mengenali hatinya lalu mengenali dirinya sendiri dan akhirnya mengenali Tuhannya.Alangkah bahagianya jiwa bila Allah menjemput kita supaya memasuki syurganya setelah kita berjaya membersihkan jasad ,nafsu dan hati kita sebagaimana firman Allah dalam surah Al-fajr ayat 27-30 yang bermaksud ; “Wahai orang yang bernafsu Mutmainnah,pulanglah kepangkuan tuhanmu,dengan perasaan lapang dan kesenangan dan jadilah kamu hambaku dan kekallah dirimu di dalam syurgaKu”.Firman Allah lagi dalam surah Asys-Syams ayat 7-10 yang bermaksud : “Demi nafsu(manusia) dan kesempurnaan(kejadian) maka Allah mengilhamkan kepada nafsu itu jalan kefasikan dan ketakwaan.Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang menyucikan nafsunya".


Wassalam.

KEHEBATAN SURAH AL-IKHLAS





'Au zubillah himinashsyaitan nirrajim..bismilla hirrahmannirrahi m'

Tafsirannya:
Aku berlindung dengan Allah daripada syaitan yang direjam, Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani.

Bacalah ayat ini sebelum anda memulakan apa-apa saja kerja kerana dengan bacaan ini akan keluarlah iblis dan syaitan yang berada didalam tubuh kita dan juga di sekeliling kita, mereka akan berlari keluar umpama cacing kepanasan. Sebelum anda masuk rumah, bacalah ayat di atas, kemudian bacalah surah Al-Ikhlas (iaitu ayat: Qulhuwallahu ahad. Allahussamad. Lamyalid walam yu-lad. Walam yakul lahu kufuwan ahad..) sebanyak 3 kali.

Masuklah rumah dengan kaki kanan dan dengan membaca bismillah... . Berilah salam kepada anggota rumah dan sekiranya tiada orang di rumah berilah salam kerana malaikat rumah akan menyahut. Amalkanlah bersolat kerana salam pertama (ianya wajib) yang diucapkan pada akhir solat akan membantu kita menjawab persoalan kubur. Apabila malaikat memberi salam, seorang yang jarang bersolat akan sukar menjawab salam tersebut. Tetapi bagi mereka yang kerap bersolat, amalan daripada salam yang diucap di akhir solat akan menolongnya menjawab salam malaikat itu.

Diriwayatkan oleh Iman Bukhari sabda Nabi Muhammad sa.w:
'Barang siapa membaca Qul huwa'llahu ahad 100,000 kali maka sesungguhnya ia telah menebus dirinya dari Allah, maka menyeru yang menyeru dari pihak Allah di langit dan di bumi. Kusaksikan bahwa sifulan itu telah menjadi pemendekaan Allah sesungguhnya ia adalah pemerdekaan dari sisi Allah, Sesungguhnya ia adalah pemerdekaan dari neraka'. Inilah yang dinamakan membaca Qulhua'llah ahad satu khatam iaitu 100,000 kali dengan diwiridkan seberapa ribu kesanggupan kita sehari..

Sabda Rasulullah S.A.W yang bermaksud:

Barangsiapa membaca surah Al-Ikhlas sewaktu sakit sehingga dia meninggal dunia, maka dia tidak akan membusuk di dalam kuburnya, akan selamat dia dari kesempitan kuburnya dan para malaikat akan membawanya dengan sayap mereka melintasi titian siratul mustaqim lalu menuju ke syurga. (Demikian diterangkan dalam Tadzikaratul Qurthuby). Rasulullah SAW pernah bertanya sebuah teka-teki kepada umatnya Siapakah antara Kamu yang dapat khatam Qur'an dalam jangkamasa dua-tiga minit? Tiada seorang dari sahabatnya yang menjawab. Malah Saiyidina Ummar telah mengatakan bahawa ianya mustahil untuk mengatam Qur'an dalam begitu cepat. Kemudiannya Saiyyidina Ali mengangkat tangannya. Saiyidina Ummar bersuara kepada Saiyidina Ali bahawa Saiyidina Ali (yang sedang kecil pada waktu itu) tidak tahu apa yang dikatakannya itu. Lantas Saiyidina Ali membaca surah Al-Ikhlas tiga kali. Rasulullah SAW menjawab dengan mengatakan bahawa Saiyidina Ali betul. Membaca surah Al-Ikhlas sekali ganjarannya sama dengan membaca 10 jus kitab Al-Quran... Lalu dengan membaca surah Al-Ikhlas sebanyak tiga kali qatamlah Quran kerana ianya sama dengan membaca 30 jus Al-Quran.

Berkata Ibnu Abbas r.a. bahawa Rasulullah SAW telah bersabda:

Ketika saya (Rasulullah SAW) israk ke langit, maka saya telah melihat Arasy di atas 360,000 sendi dan jarak jauh antara satu sendi ke satu sendi ialah 300,000 tahun perjalanan.

Pada tiap-tiap sendi itu terdapat padang sahara sebanyak 12,000 dan luasnya setiap satu padang sahara itu seluas dari timur hingga ke barat.Pada setiap padang sahara itu terdapat 80,000 malaikat yang mana kesemuanya membaca surah Al-Ikhlas.

Setelah mereka selesai membaca surah tersebut maka berkata mereka: Wahai Tuhan kami, sesungguhnya pahala dari bacaan kami ini kami berikan kepada orang yang membaca surah Al-Ikhlas baik ianya lelaki mahupun perempuan...

Sabda Rasulullah SAW lagi:

Demi Allah yang jiwaku ditanganNya, sesungguhnya Qul Huwallahu Ahadu itu tertulis di sayap malaikat Jibrail a.s, Allahhus Somad itu tertulis di sayap malaikat Mikail a.s, Lamyalid walam yuulad tertulis pada sayap malaikat Izrail a.s, Walam yakullahu kufuwan ahadu tertulis pada sayap malaikat Israfil a.s.

Siapa membaca surah Fatihah, al-ikhlas, al-falaq, dan an-annas setiap satu sebanyak 7 kali selepas solat jumaat, nescaya terpelihara dari perkara keji dan segala bala hinggalah ke jumaat yang berikiutnya. .

Jika dibaca 3 surah ini al-ikhlas, al-falaq and an-nass pagi dan petang nescaya tidak mengalami apa-apa kesusahan.